Longsor di Cianjur,7 Tewas

CIANJUR(SI) – Korban tewas akibat tertimbun longsor di Kampung Ciawitali RT 03/04,Desa Sukamekar,Kecamatan Sukanagara,Kabupaten Cianjur,bertambah menjadi tujuh orang.

Tiga orang diperkirakan masih tertimbun longsor yang terjadi pada Kamis (11/3) sore. Sementara satu orang korban bernama Obih kondisinya kritis dan harus dilarikan ke RSUD Cianjur.Hingga kemarin tim gabungan yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat terus melakukan evakuasi. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Muhammad Darojat Ali mengatakan, sementara ini pihaknya dibantu sejumlah unsur terkait masih fokus pada pencarian korban.“Kita masih akan terus melakukan pencarian,” terang Darojat kemarin.

Menurut dia, kondisi tebing bercadas yang diduga menimbun 11 warga itu memang sangat rawan longsor. Kontur tanahnya hanya menempel pada dinding cadas dan berisiko ambrol saat terkena air, terutama saat hujan deras.“Makanya, kita selalu ingatkan warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk waspada jika terjadi hujan deras,”ujar Darojat. Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh berjanji akan memberikan santunan bagi para korban bencana tanah longsor. Pemerintah Kabupaten Cianjur akan mengalokasikan dana santunan per orang sebesar Rp2,5 juta.

“Kita turut prihatin atas musibah ini,” kata Tjetjep saat meninjau lokasi longsor kemarin. Longsor di Cianjur terjadi tak berselang lama dari kejadian serupa di Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya,Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, 23 Februari lalu. Longsor di Pasirjambu menewaskan 33 orang dan 11 lainnya tidak berhasil ditemukan. Merespons longsor yang terjadi beruntun itu,Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) Surono meminta pemerintah kabupaten/kota di Jabar melakukan inventarisasi daerah yang rawan pergerakan tanah dan melakukan relokasi permukiman penduduk di kawasan tersebut.

“Jika memang tak mau ada yang mati lagi,lakukan segera inventarisasi kawasan longsor,”kata Surono saat ditemui di Gedung Sate, Bandung, kemarin. Surono menegaskan, untuk merelokasi masyarakat dari daerah rawan longsor membutuhkan keberanian dari pemerintah daerah. Langkah tersebut demi menghindari adanya korban pergerakan tanah di kemudian hari. Karena, jumlah korban pergerakan tanah di Jabar sudah dalam tahap memprihatinkan bahkan bisa menjadi rekor di Indonesia. “Mudah-mudahan prediksi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) salah, bahwa ada 20 orang tertimbun di Cianjur dan 15 orang hilang akibat banjir bandang. jika memang angka itu betul, ini menjadi rekor.

Dan apakah dengan ini pemerintah daerah akan diam saja,” kata Surono. Berdasarkan pendataan dari PVMBG,sejak awal tahun ini hingga 16 Februari 2010, dari 33 peristiwa longsor besar di Indonesia, 21 di antaranya terjadi di Jabar. Dia menekankan, sebenarnya daerah-daerah rawan longsor di Jawa Barat adalah daerah yang sama. Dia menyebut Bandung,Garut,Cianjur,Sukabumi, Ciamis,Tasikmalaya,Kuningan,dan Majalengka sebagai contoh. Dengan data dan laporan PVMBG tersebut, idealnya pemda langsung menindaklanjuti dengan relokasi masyarakat yang tinggal di daerah rawan.

“Kalau sekarang korban terus berjatuhan, artinya laporan dan data kami kurang ditindaklanjuti,”sesal Surono. (ricky susan/ krisiandi sacawisastra)

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/310367/

One thought on “Longsor di Cianjur,7 Tewas

  1. Relokasi Harus secepatnya di Lakukan jika tdk ingin korban bertamba karena bencana Longsor. Bagaimanapun Wilayah Cianjur Selatan Adalah Daerah Yang Rawan Longsor. Korban Akibat Longsor seharusnya tdk terjadi jika pemerintah daerah tanggap dengan masalah ini. Hal ini jangan hanya di jadikan ajang foum diskusi (Teks Book).Kami Perlu tindakan nyata dan Jelas.
    Tengok Kebelakang! Lihat Data Kejadian Longsor Tahun 2004 s/d 2010
    Kerusakan Material, Korban Jiwa , Kekurangan dan keterlambatan Bantuan sering kali teradi.
    http://rivafauziah.wordpress.com/2010/03/14/kejadian-longsor-kabupatan-cianjur/

    Untuk PKMCAMPAKA.. Terimakasih atas Infonya.
    Salam dan sukses selalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s